Tags: Berbagi dengan sesama

Yuk mari kita berbagi …

by admin
Published on: January 12, 2011
Categories: Siraman Rohani
Comments: No Comments

“Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-muridNya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu” – Markus 6:41

Kita bisa banyak belajar dari mukjijat pengadaan roti. Coba kita lihat situasi saat itu : hari sudah mulai malam, ribuan orang sudah lelah dan lapar sedari siang mendengarkan pengajaran Yesus. Mereka adalah orang-orang kecil  yang tidak membawa banyak bekal, terbukti seorang anak hanya membawa 5 roti dan dua ikan saja yang mungkin sekali itu adalah bekal untuk satu keluarganya .

Sementara itu murid-murid mulai bingung, panic sekaligus takut menghadapi massa yg sedemikian banyak. Hari sudah mulai malam, uang yg ada ditangan juga terbatas kalaupun uangnya cukup para murid juga pasti bingung mau beli rotinya dimana ; kan dijaman itu tentunya belum ada Mc Donald/ KFC yg buka sampai malam kan hihihihi …

Rasanya jalan terbaik yg bisa dipikirkan para murid adalah menyuruh orang-orang itu untuk bubar sehingga  mereka bisa mencari makan sendiri … nah beres kan ? namun bukan demikian yg diminta Tuhan Yesus, dia memerintahkan para murid untuk memberi mereka makan … waduh … kok kayaqnya impossible ya … Namun kitab suci mencatat bahwa dari kesediaan seorang anak untuk berbagi maka terciptalah mukjijat penggadaan roti.

Saat ini sering kali kita juga dihadapkan oleh persoalan yang kelihatannya impossible/ tidak mungkin bisa kita pecahkan. Kita jadi panic, bingung, rasanya tidak jalan keluar lagi, tidak ada harapan … disaat seperti itu biasanya kita jadi sulit mengerti kesusahan orang lain apalagi untuk mendengarkan keluh kesah orang lain. Kita juga lagi susah, boro-boro mikirin orang lain … mungkin itu yang ada dalam benak kita.

Padahal kita bisa bercermin dari mukjijat penggandaan roti. Jika kita dihadapkan kepada situasi sulit/ keterbatasan kita, dan kita bisa melakukan seperti yang Tuhan Yesus perintahkan yaitu: mau berbagi dengan sesama, maka hal itu akan meringankan beban kita sendiri. Kita persembahkan sedikit yg kita punya itu kepada Tuhan, agar Dia sendiri yg menggadakannya untuk kita dan sesama sehingga Kemuliaan Tuhan terlihat melalui tindakan kita.

Tindakan memberi membuat kita merasakan kedamaian, rasa syukur dan pengharapan akan hasil yang lebih baik. Tuhan Yesus meminta kita percaya kepadaNya, sama seperti saat Dia meminta para murid untuk memberi makan dan para murid mematuhinya, walaupun saat itu kelihatannya  impossible .

Tuhan meminta para murid untuk berbelas kasih dan bertanggung jawab terhadap sesamanya, sesulit apapun keadaan mereka. Kesediaan untuk berbela rasa, berbagi dari sedikit yang kita punya itu sangat berkenan bagi Tuhan.

Di jaman dimana semua orang sibuk dengan urusan mereka sendiri, berbagi tidak saja bisa kita lakukan secara materi tetapi bisa jadi hal-hal diluar materi malah lebih dibutuhkan  misalnya : memberikan waktu, pikiran, tenaga, dan perhatian kita, bahkan memberikan senyum juga hadiah yang sangat menyenangkan buat sesama kita hihihihih ….. percaya saja bahwa Tuhan akan selalu mencukupkan kebutuhan kita

Tuhan memberkati -MG

page 1 of 1
Translate
EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish
Gift for you
Try Subliminal Audio For Free!
Great Information
PPT ID Video Templates 250x250
Opportunity
Nube Warrior Affiliate Amazon Video Course Series 250x250

Welcome , October 21, 2014